Mensos Kunjungi Korban Gempa di Pandeglang

Sharing is caring!

PANDEGLANG, SABTU (03/08/2019) – Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Sabtu. Beliau meninjau Desa Panjang Jaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang dan memastikan warga menerima bantuan pasca bencana yang terjadi di daerah tempat tinggal mereka.

Mensos Agus menemui salah satu warga, Marsani (55) dan istrinya Salinah (50). Rumah pasangan tersebut roboh akibat gempa bumi Jumat malam.

Di hadapan Menteri, Salinah bercerita mengenai kejadian yang ia alami sesaat sebelum benana tersebut terjadi. Saat itu ia sedang bermain dengan cucunya Fahri (10 bulan) dan berlari ke luar rumah. Tak lama kemudian, atap rumah dan tembok roboh akibat guncangan gempa.

Beruntung bagi Marsani dan Salinah karena berhasil menyelamatkan diri bersama cucu dan anak bungsu mereka Mulyawati (22). Kini Marsani mengungsi ke rumah anak sulungnya yang berjarak beberapa meter saja dari rumahnya. Marsani menyampaikan rasa terima kasihnya ats bantuan dan perhatian dari Menteri Sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos Agus juga menyampaikan bahwa rumah yang rusak akan mendapat Bantuan Bangunan Rumah (BBR) dari Kementerian Sosial. Sesuai dengan Permensos Nomor 4 Tahun 2015, Bantuan Langsung Berupa Uang Tunai Bagi Korban Bencana disalurkan secara non tunai melalui perbankan dan digunakan untuk membeli bahan bangunan rumah. Besarannya tergantung dari tingkat kerusakan yang dialami dan berkisar dari Rp 1 juta hingga 25 juta.

Kemensos juga akan memberikan santunan ahli waris sebesar Rp 15 juta bagi korban bencana gempa bumi Banten yang meninggal dunia. Data sementara terdapat 3 orang korban meninggal karena kelelahan saat proses evakuasi ke titik aman dan serangan jantung. Santunan akan diserahkan kepada ahli waris. 

Dalam kunjungan ini Mensos juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Pemkab Pandeglang yang diterima oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita sebesar Rp240.935.000. Bantuan yang diserahkan untuk korban bencana gempa bumi Banten terdiri dari 500 Tenda Gulung, 500 lembar selimut, 800 makanan siap saji, 300 paket lauk pauk, 20 boks Perlengkapan Keluarga, 20 ribu bungkus mie instan.

Tak hanya itu, Kemensos juga menggerakkan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan personel Tagana untuk mengevakuasi warga dari wilayah pesisir pantai menuju ke tempat yang lebih tinggi. Mensos Agus percaya bahwa KSB terbukti sangat efektif beroperasi saat terjadinya bencana karena pergerakannya yang cepat dalam proses evakuasi maupun penyuluhan ke titik pengungsian.

Sebanyak 11 KSB telah disiagakan di beberapa titik yang turut diperkuat dengan 200 orang Tagana Pandeglang. Sementara itu, Tagana di wilayah lain yang terdampak gempa juga telah bersiaga yakni 37 Tagana Kota Serang, 65 Tagana Kabupaten Serang, 30 Tagana Lebak, 35 Tagana Lampung Selatan, 20 Tagana Bandar Lampung, dan 25 Tagana Bengkulu.

Turut mendampingi kunjungan Menteri adalah Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat, Staf Khusus Menteri Sosial Neil Iskandar dan Febri Hendri, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sonny W Manalu dan Direktur Perlindungan Korban Bencana Alam Rachmat Koesnadi.

sumber: https://kemsos.go.id/Berita%20Terkini/topic/173

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares